Gunung Kendeng

Sekilas Tentang Pegunungan Kendeng

Gunung Kendeng adalah pegunungan kapur (karst) yang membentang dari Kabupaten Kudus, Grobogan, Pati, Rembang, Blora, Jawa Tengah, hingga Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Meski dari jauh tampak kering dan tandus, pegunungan Kendeng memiliki peran sangat penting untuk kehidupan dan keberlangsungan ekosistem, serta sebagai tandon penyimpan cadangan air tanah.

Seperti pegunungan kapur di wilayah lain yang sering kali dianggap tandus dan tidak produktif, kawasan ini kerap menjadi obyek penambangan. Hal ini berdasar hanya pada asumsi kalkulasi nilai ekonomi yang menganggap penambangan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi jika dibanding dengan pemanfaatan karst untuk sektor lain. Anggapan ini abai terhadap fungsi karst yang seharusnya menjadi alasan paling krusial sebelum melakukan sebuah ekspansi tambang. Berdasarkan hasil penelitian, pegunungan kapur memiliki fungsi ekologi sangat penting, terutama untuk ketersediaan air tanah.

Saat musim hujan tiba, rengkahan pada bebatuan di lapisan atas berfungsi sebagai corong masuknya air hujan ke dalam tanah. Kemudian, air menetes melalui stalagtit pada langit-langit goa. Tetesan air itu terkumpul menjadi sungai bawah tanah dan mengalir keluar melalui mulut goa, seperti yang ada di Goa Wareh, Kedumulyo, dan Sumber Kalangan Desa Gadudero, Sukolilo Pati. Sumber air ini mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari masyarakat sekitar, juga berperan untuk aliran irigasi persawahan.

Keterangan foto :

Deskripsi gambar

Foto 1
Foto Gunung Kendeng di wilayah Kedumulyo, Sukolilo, Pati, Jawa tengah, Sabtu (27/9/2025).

Deskripsi gambar

Foto 2
Tebing pegunungan kendeng di wilayah Kedumulyo, Sukolilo, Pati, Jawa Tengah, Sabtu (27/9/2025).

Deskripsi gambar

Foto 3
Batuan Kapur di Pegunungan Kendeng, Sukolilo, Pati, Jawa tengah, Sabtu (27/9/2025)

Deskripsi gambar

Foto 4
Detail baguan kapur Pegunungan Kendeng, Sukolilo, Pati, Jawa Tengah, Sabtu (27/9/2025)

Deskripsi gambar

Foto 5
Air menetes dari stalaktit Goa Wareh, Kedumulyo, Sukolilo, Pati, Jawa Tengah, Sabtu (27/9/2025). Stalaktit adalah formasi mineral berbentuk panjang yang menggantung dari langit-langit gua kapur. Stalaktit terbentuk karena pengendapan mineral dari air yang menetes dari permukaan tanah / batuan, meninggalkan endapan kalsium karbonat atau mineral lainnya. Munculnya tetesan air di stalagtit menjadi penanda bahwa area resapan air di permukaan atas gunung masih terjaga.

Deskripsi gambar

Foto 6
Situasi pegunungan kendeng di Kedungwinong, Sukolilo, Pati, Jawa Tengah, yang rusak karena aktifitats pertambangan, Sabtu (27/9/2025).

Deskripsi gambar

Foto 7
Pertambagan di Gadudero, Sukolilo, Pati, Jawa Tengah, terlihat dari Desa Kasiyan, Sukolilo, Sabtu (27/9/2025).

Deskripsi gambar

Foto 8
Aliran air dari sumber mata air Kalangan, Gadudero, Sukolilo, Pati, Jawa Tengah, Minggu (6/10/2025).

Deskripsi gambar

Foto 9
Warga sedang berolahraga di Kedumulyo, Sukolilo, Pati, Jawa Tengah, Sabtu (27/9/2025) pagi. Udara yang segar dan pemandangan gunung kendeng, bisa berpotensi menjadi destinasi wisata olahraga.